Tuesday, August 27, 2019

Tak Hanya Secara Kesehatan, Gigi Berlubang pada Anak Bisa Sebabkan Masalah Psikologis


Pertumbuhan yang dialami serta kesukaan terhadap berbagai makanan manis biasanya menyebabkan sejumlah masalah kesehatan pada anak. Salah satu masalah kesehatan yang paling kerap terjadi adalah masalah berupa gigi berlubang.

Gigi berlubang menjadi masalah yang paling sering dialami anak usia Sekolah Dasar. Pakar kesehatan gigi dan mulut Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc mengatakan makan manis, lengket, karbohidrat serta minuman berkarbonasi dapat menyebabkan gigi berlubang.

Drg. Ratu mengatakan apalagi ketika liburan, biasanya orangtua tidak membatasi makan dan minuman yang dikonsumsi si kecil. Alhasil gigi pun berlubang.

Minuman dan makan manis tersebut biasanya disukai bakteri, ketika ada yang manis di mulut akan menjadi asam. Inilah yang membuat gigi berlubang. Jika gigi berlubang, sisa makanan pun akan masuk ke gigi tersebut, alhasil bau mulut dan nafas tidak sedap pun terjadi. Gigi pun bisa berubah, ujar drg. Ratu.

Bukan hanya permasalahan kesehatan saja, gigi berlubang dan bau mulut juga dapat berdampak pada psikologis anak. Psikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum M.Psi. MHPEd, mengatakan permasalah gigi dan mulut dapat menurunkan kepercayaan diri anak. Apalagi ketika pertama kali anak masuk sekolah.

Anak usia sekolah mulai sensitif terhadap pandangan orang terhadap mereka. Seiring bertambahnya usia, anak semakin menyadari posisinya sebagai makhluk sosial, paparnya.

Psikolog Rosdiana menambahkan, anak-anak usia sekolah mulai peka terhadap pandangan orang Iain terhadap dirinya, dan memiliki keinginan agar dapat diterima dengan baik di tengah lingkungan.

Oleh karena itu, libu perlu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh agar anak dapat bersosialisasi dengan nyaman dan percaya diri. Tak hanya itu, anak juga dapat terhindar dari risiko yang mungkin timbul akibat kebiasaan-kebiasaan baru di sekolah, termasuk risiko kesehatan gigi dan mulut.

Saat menjalani hari-hari pertama sekolah, senyuman sehat memang menjadi modal yang sangat penting bagi anak, paparnya

Menurut Rosdiana, bahasa tubuh termasuk senyuman bisa mewakilkan 80% dari komunikasi. Saat anak merasa nyaman karena dapat bebas tersenyum, maka senyuman ini dapat menarik orang lain untuk mendekat dan bergaul dengannya, sehingga memudahkannya untuk beradaptasi dan bersosialisasi, paparnya.

Melihat tersebut, drg. Mirah mengatakan mencegah masalah gigi bisa dilakukan dengan memerhatikan asupan makanan serta menggosok gigi sesuai anjuran.

Monday, August 26, 2019

Tari Kabasaran Sambut Tamu Penting Manado Fiesta 2019


Ada yang menarik jelang pembukaan Manado Fiesta 2019 kemarin. Seluruh petinggi atau pejabat yang datang disambut riuh sekelompok Penari Kabasaran yang standby di gerbang atau jalanan masuk venue. Tak terkecuali pada Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauziani.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, Tari Kabasaran adalah tarian tradisional masyarakat Minahasa. Meski sekarang dipakai untuk menyambut tamu kebesaran, namun siapa sangka dahulu tarian ini justru sejenis tarian perang.

"Dalam kisahnya, para penari ini bekerja sebagai petani atau menjadi penjaga keamanan desa di Minahasa. Tetapi jika wilayah mereka terancam akan diserang musuh, para penari akan berubah menjadi waranei atau prajurit perang," jelasnya.

Menurut adat Minahasa, penari kabasaran harus berasal dari keturunan sesepuh penari kabasaran juga. Sehingga, tidak semua laki-laki Minahasa mempunyai kesempatan untuk menjadi penari kabasaran. Karena sifatnya yang turun temurun, setiap penari juga memiliki sebuah senjata yang juga diwariskan secara turun temurun. Senjata warisan inilah yang dipakai saat menari.

Penari Kabasaran memakai kostum dengan dominasi warna merah. semacam rumbai-rumbai dari kain tenun khas Minahasa. Di kepala tersemat semacam mahkota kepala burung rangkong, lengkap dengan bulu-bulunya. Aksesoris yang dikenakan antara lain kalung tengkorak monyet, sehingga menambah kesan sangar pada penampilannya.

"Dengan bersenjatakan pedang dan tombak, para penari terlihat seperti prajurit yang siap berperang menghancurkan musuh. Sesekali terlihat gerakan melompat, maju-mundur dengan semangat, dan juga mengayunkan senjata," imbuhnya.

Pada dasarnya, struktur dasar Tari Kabasaran terdiri dari sembilan jurus pedang (santi) atau sembilan jurus tombak (wengkouw). Dengan langkah kuda-kuda yang terdiri dari dua langkah ke kiri, dan dua langkah ke kanan.

Tarian ini diiringi oleh alat musik pukul seperti gong, tambur, atau kolintang yang disebut dengan Pa Wasalen. Sementara para penarinya disebut Kawasalan, yang memiliki arti menari dengan meniru gerakan dua ayam jantan yang sedang bertarung.

"Seiring perkembangan bahasa Melayu di Manado, kata Kawasalan akhirnya berubah menjadi Kabasaran. Namun tidak memiliki kaitan dengan kata besar dalam bahasa Indonesia. Meski selanjutnya tarian ini digunakan untuk menyambut para tamu kebesaran," bebernya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menyatakan, Manado Fiesta 2019 memang dikemas secara lengkap dan total. Banyaknya kegiatan yang terangkum dalam event ini akan membuat gelaran acara menjadi lebih semarak.

"Semua ada di sini. Apa yang dicari pengunjung hampir seluruhnya terwakili. Sebab, nantinya juga akan ada Manado Fiesta Fair 2019 yang mengangkat Investment, Trade Tourism, Agriculture, and Fishing. Benar-benar pameran yang lengkap. Ada investasi, pariwisata, pertanian, kelautan dan perikanan, UMKM dan koperasi, dan lain-lain," jelasnya.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauziani menyatakan, sebagai event yang baru memasuki tahun ketiga, Manado Fiesta 2019 sudah cukup baik. Namun begitu, tentunya penyelenggara tidak boleh berpuas diri hanya sampai di sini. Tetap harus ada evaluasi dan perbaikan-perbaikan, sehingga ke depan acaranya semakin istimewa.

"Menjadikan sebuah event agar memiliki gaung yang besar dan dikenal masyarakat luas, tentu tidak bisa dilakukan secara individu. Butuh peran media untuk mem-viralkan penyelenggaraan Manado Fiesta ini," ingatnya. 

Sunday, August 25, 2019

Perkuat Wisata Religi, Batam Angkat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah


Atraksi Kota Batam semakin lengkap saja. Kali ini, giliran wisata religi yang diangkat. Menyusul diresmikannya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Bangunannya megah dengan nilai dan filosofi besar. Arsitekturnya perpaduan Arab dan Melayu dengan kiblat desainnya Masjid Nabawi di Madinah.

Destinasi baru Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan diperkenalkanma, pukul 09.00 WIB. Lokasinya berada di Jl Brigjen Katamso Darmokusumo Nomor 1, Tg Ucang, Batu Aji, Batam.

Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata mengungkapkan, kehadiran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah semakin menguatkan destinasi wisata religi Batam

"Batam kini memiliki Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Masjid baru tersebut memiliki posisi penting. Selain syiar, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi baru di Batam. Kami optimistis, pergerakan wisatawan religi di Batam akan naik. Apalagi, Batam terhubung langsung ke Malaysia dan Singapura," ungkap Ardiwinata.

Agenda launching sudah disiapkan. Ada Tabligh Akbar. Pembicaranya kompeten, baik domestik maupun mancanegara. Untuk domestik ada nama besar Ustaz H Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qadir Assegaf. Pembicara mancanegara diisi Ustaz Kazim Elias dari Malaysia.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar menerangkan, wisata religi Batam terus berkembang.

"Konsep wisata religi di Kota Batam makin berkembang. Apalagi, sekarang ada Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Masjid ini luar biasa dan menjadi salah satu ikon di Kota Batam. Semua harus hadir pada saat launching masjid tersebut. Acaranya bagus dengan Tabligh Akbar. Ada banyak inspirasi dari ulama yang menjadi pembicaranya," terang Buralimar.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memiliki banyak keistimewaan. Dinding masjid ditutupi marmer asal Sulawesi. Masjid ini memiliki menara Asma'ul Husna setinggi 99 Meter. Menara Asma'ul Husna akan dilengkapi lift untuk mencapai atapnya. Selain itu, terdapat juga 5 menara pendukung yang memiliki ketinggian sekitar 77 Meter. Fasilitas untuk 5 menara tersebut adalah tangga.

Menguatkan nuansa Melayu, dinding masjid akan dilengkapi dengan ornamen Lebah Bergayuh. Nuansa menjadi semakin eksotis dengan landscape air mancur dan aplikasi lampu hias. Memiliki luas sekitar 4 Hektar, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diperkirakan mampu menampung 25 Ribu jemaah. Dengan kapasitas tersebut, masjid ini disebut sebagai yang terbesar di kawasan Sumatera.

"Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sangat luar biasa. Ada banyak value positifnya. Syariat agama akan berkembang. Masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi melalui aktivitas pariwisatanya. Dengan keunikannya, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi destinasi wisata religi potensial di Batam," jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Melengkapi kenyamanannya, ada banyak fasilitas yang ditawarkan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Pada bagian pelatarannya, dilengkapi dengan 8 payung membran. Konsep ini sangat identik dengan Masjid Nabawi. Kehadiran payung-payung membran tersebut membuat masjid semakin Instagramable. Area ini pun dipercaya sebagai salah satu spot terbaik untuk berfoto.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memberi konsep terbaik saat berwudu. Jarak antar jemaah saat berwudu ideal 1,2 Meter. Dengan rentang ini, percikan air yang dipakai berwudu tidak mengenai jemaah lain. Pasokan airnya dijamin lancar. Sebab, ada 2 tandon air dengan kapasitas total 270 Meter Kubik.

"Kami tentu menyambut baik aktivasi Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Secara konsep, bangunan ini memiliki nilai yang luar biasa. Selain kapasitasnya yang besar, ada banyak sisi dari masjid yang menarik untuk dieksplorasi," papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Dibangun megah, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diprediksi menghabiskan anggaran Rp 400 Miliar. Untuk konstruksi fisiknya diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 260 Miliar. Hingga akhir 2019 nanti, pembangunan masjid secara keseluruhan akan selesai 78 persen. Artinya, fisik utama masjid bisa digunakan. Adapun sisa pengerjaan 22 persen diperuntukkan untuk finishing fasilitas pendukungnya hingga 2020.

"Yang utama, masjid dengan segala kemegahan dan filosofinya sudah bisa digunakan. Kehadiran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan semakin memakmurkan pariwisata Batam. Arus wisatawan ke sana pasti tinggi. Kehadiran wisatawan akan menggerakkan UMKM di sana. Untuk itu, agenda launching dari masjid jangan sampai terlewatkan," tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang juga Menpar Terbaik ASEAN.

Monday, August 19, 2019

8 Paket Wisata Pulau Penyengat Segera Dirilis, Strategi Marketing Disiapkan


Uji Trail Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat telah dilakukan. 8 paket wisata Pulau Penyengat pun siap dirilis Agustus mendatang. Untuk memaksimalkannya, strategi marketing disiapkan.

8 Paket yang akan ditawarkan ke wisatawan adalah Tradisional Dress Experience (TraDE), Bentor/Cycling Historical Tour (BenCHiT), Tour of the Mosque, hingga Literature Tour (LitTour). Kemudian Cultural Performance (CulPer), Gurindam Experience (GurEx), Tanjak Experience, dan Cooking Class (CooClass).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Surjadi mengungkapkan, konsep distribusi paket sudah disiapkan.

"Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat yang akan dijual tetap 8. Finalisasinya Agustus nanti. Dari Uji Trail ini, nantinya kelemahan akan disempurnakan pada tahun berikutnya. Yang jelas, pemasaran paket wisatanya sudah siap. Kami bekerjasama dengan TA/TO dan Hotel, makanya saat ini diprepare semua di Pulau Penyengat," ungkap Surjadi.

Beberapa TA/TO memang sudah dilibatkan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian Uji Trail terhadap konten yang akan dipasarkan. Selain offline, pemasaran paket wisata tersebut juga dilakukan online. Beberapa kanal yang disiapkan website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang dan media sosial (medsos).

"Setelah Uji Trail, paket langsung dilempar ke pasar. Kami optimistis, Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat akan menjadi pilihan menarik bagi wisatawan. Untuk itu, kami bekerjasama dengan TA/TO dan Hotel. Mereka akan dilibatkan. Kami juga manfaatkan seluruh fasilitas untuk distribusi paket secara onlinenya. Yang jelas, paket yang ditawarkan unik dan menarik. Penuh inspirasi," kata Surjadi lagi.

Konsep menarik ditawarkan setiap paketnya. Selalu ada intrepeter yang memberikan informasi lengkap. Tour of the Mosque misalnya, wisatawan memiliki space luas untuk mengeksplorasi Masjid Raya Sultan Riau.

Destinasi ini masuk cagar budaya bersama 16 spot lainnya. Ada banyak filosofi menarik dari detail bangunannya yang mengadopsi arsitektur Melayu, Arab, India, dan Turki.

Masjid Raya Sultan Riau memiliki 7 pintu. Filosofinya jumlah 7 ayat Al-Fatihah yang artinya pembukaan. Jumlah jendelanya 6 sebagai representasi Rukun Iman, lalu 17 kubah masjid yang jadi gambaran rakaat sholat fardhu. Masjid ini memiliki 4 tiang utama. Maknanya, gambaran 4 Khulafaur Rasyidin. Ada juga yang menerjemahkan 4 mazhab dalam Islam. Yaitu, Imam Hanafi, Malik, Syafii, dan Hambali.

"Konten menarik dalam paket wisata harus didukung strategi marketing yang bagus. Sebab, destinasi ini beserta paket wisatanya sangat layak dijual. TA/TO dan Hotel harus dilibatkan karena mereka memiliki akses langsung ke pasar. Dengan penawaran menarik, konten paket wisata memberi banyak experience," jelas Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani.

Berada di Masjid Raya Sultan Riau, wisatawan akan diajak menyusuri berbagai sudutnya. Paket ini juga menawarkan tradisi unik. Di sini terdapat tradisi yang masih terjaga, yaitu ritual bayi menginjak tanah. Tanah yang digunakan berasal dari Mekah dan sudah ada sejak tahun 1826.

"Setelah Uji Trail ini, pasti kemasan konten paket wisatanya akan semakin bagus. Saat direlease, pasar pasti akan memberi respon positif. Sebab, ada banyak keunikan yang ditawarkan destinasi di Penyengat. Mereka bisa menikmati keunikan destinasi secara utuh," papar Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar Oneng Setya Harini.

Masjid Raya Sultan Riau memiliki keunikan. Terutama bagian menara. Sebab, 2 menara di sisi belakang masjid mengadopsi simbol oktagon. Simbol ini bisa diartikan sebagai Bintang Segi-8 yang familiar sebagai Al-Quds. Bintang itu pun diadopsi dari Rub el Hizb, yaitu 2 bujursangkar yang disatukan dan saling bersilangan.

Rub el Hizb atau astakona menjadi harapan kesuburan. Namun, ada juga konsep oktagon menara masjid menjadi simbol datangnya hidayah melalui 8 arah. Terlepas dari asumsi yang muncul, astakona banyak dijumpai dalam ornamen dan arsitektur Kerajaan Riau. Bentuknya masih bisa ditemui secara utuh pada bentuk bangunan, pondasi dan tiangnya, panggung penobatan sultan, sumur, hingga gerbang kerajaan.

"Konsep pemasaran produk terbaik harus dilakukan. Selain mengandalkan TA/TO atau Hotel, produk ini bisa ditawarkan melalui berbagai program sales mission. Sebab, konsepnya unik dan menarik. Pasar juga familiar dengan kekuatan budaya dan alam di Penyengat yang luar biasa eksotis," tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Kecantikan


Selama ini daun kelor lebih dikenal sebagai sayuran pelancar ASI bagi ibu-ibu yang sedang menyusui. Namun Moringa oleifera alias kelor tengah menjadi primadona di dunia kesehatan dan kecantikan.

Daun kelor memiliki sejumlah kandungan antioksidan yang berguna untuk melindungi tubuh dari berbagai efek negatif. Selain itu nutrisi yang dimilikinya juga menjadikan tanaman ini sangat bermanfaat untuk perawatan kecantikan.

Apa saja manfaat daun kelor untuk kesehatan dan kecantikan? Berikut ini kami tampilkan selengkapnya.

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Berikut ini kami tampilkan beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh, yaitu:
1. Meringankan nyeri haid
2. Mencegah penyakit kuning
4. Mengatasi diabetes
5. Mengatasi penyakit kulit
6. Menjaga kesehatan ginjal
7. Menjaga kesehatan jantung
8. Mencegah kanker
9. Mencukupi kebutuhan gizi
10. Menurunkan tekanan darah

1. Meringankan Nyeri Haid

Biasa alami nyeri hebat saat haid? Coba konsumsi jus daun kelor segar. Menurut penelitian yang dilansir Boldsky, daun kelor mengandung bahan alami yang bermanfaat untuk meredakan nyeri serta inflamasi saat menstruasi.

2. Mencegah Penyakit Kuning

Penyakit kuning bisa dicegah dengan konsumsi daun kelor secara teratur. Konsumsi daun ini akan menjadikan tubuh lebih kebal terhadap virus yang menyebabkan penyakit tersebut.

3. Mengatasi Diabetes

Kadar gula yang tidak seimbang pada penderita diabetes bisa diatasi dengan mengonsumsi daun kelor. Asam klorogenik yang terkandung di dalam daun kelor sangat baik untuk menjadikan gula darah stabil. Konsumsi setidaknya 150 mg ekstrak daun kelor secara rutin untuk mengatasi penyakit diabetes.

4. Mengatasi Penyakit Kulit

Kandungan antiseptik yang dimiliki daun kelor menjadikannya ampuh untuk membunuh bakteri. Bila kamu memiliki masalah masalah kulit seperti alergi, gatal-gatal, atau herpes, kamu bisa menggunakan masker atau kompres daun kelor untuk meringankan sensasi gatal dan pedihnya.

5. Menjaga Kesehatan Ginjal

Salah satu manfaat dari daun kelor yang tak bisa diabaikan adalah membantu menjaga kesehatan ginjal. Beragam penyakit yang menyerang ginjal bisa dicegah dengan daun kelor.

6. Menjaga Kesehatan Jantung

Daun kelor bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung, terutama dalam menangkal kolesterol jahat dan inflamasi yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada jantung.

7. Mencegah Kanker

Kanker bisa disebabkan karena inflamasi akut. Menurut artikel yang dilansir Healthline, penelitian membuktikan bahwa kandungan isotiosianat di dalam daun kelor akan membantu mengatasi dan mencegah inflamasi.

8. Mencukupi Kebutuhan Gizi

Secangkir daun kelor mengandung protein, vitamin B6, vitamin C, zat besi, vitamin A, dan magnesium. Jika dikonsumsi sebagai sayuran, makanan ini cukup untuk menambah asupan nutrisi vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.

9. Menurunkan Tekanan Darah

Moringa oleifera alias kelor mengandung quercetin, antioksidan kuat yang bisa membantu menormalkan tekanan darah.

Demikian aneka manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan

Selanjutnya kita akan membahas manfaat daun kelor untuk kecantikan, yaitu:

1. Mencegah penuaan dini
2. Mengatasi bibir kering
3. Mencerahkan kulit
4. Mengatasi jerawat
5. Detoksifikasi
6. Meringkas pori-pori

1. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan vitamin A, vitamin C, dan vitamin E yang dimiliki daun kelor bisa dimanfaatkan untuk menjaga kulit agar senantiasa awet muda. Daun kelor bisa digunakan sebagai bahan campuran masker atau kompres.

Dilansir Food.NDTV, minyak kelor dan daun kelor bisa digunakan untuk masker wajah karena bisa mencegah kerutan di wajah serta melawan kerusakan kulit karena radikal bebas. Daun kelor bisa mengencangkan kulit dan membuat wajah awet muda.

2. Melembapkan Bibir

Sering punya masalah kulit bibir kering dan pecah-pecah? Gunakan daun kelor segar yang sudah ditumbuk sebagai scrub. Gosok-gosok lembut pada bibir, kemudian diamkan selama 5 menit.

3. Mencerahkan Kulit

Kandungan vitamin C dan vitamin E yang dimiliki daun kelor juga bisa membantu mencerahkan kulit wajah yang kusam. Gunakan daun kelor tumbuk sebagai masker. Masker ini akan membantu mencerahkan dan memudarkan bekas jerawat.

4. Mengatasi Jerawat

Jerawat yang meradang bisa diatasi dengan sifat antiinflamasi yang dimiliki oleh daun kelor. Gunakan masker kelor untuk mendinginkan kulit yang mengalami jerawat meradang.

5. Detoksifikasi

Rajin makan sayur daun kelor bisa membantu membersihkan racun di dalam tubuh. Efek detoksifikasi yang dimiliki daun kelor bisa mencegah munculnya jerawat dan masalah kulit lainnya.

6. Meringkas Pori-Pori

Oleskan masker daun kelor untuk meringkas pori-pori. Pakai masker ini secara teratur dan pori-pori akan terhindar dari penumpukan kotoran, sebum, dan komedo.

Demikian aneka manfaat daun kelor untuk kesehatan dan kecantikan. Konsumsi daun kelor sebagai sayuran secara teratur atau gunakan sebagai bahan campuran masker dan kompres untuk mendapatkan khasiatnya.

5 Senam Wajah yang Bisa Dilakukan untuk Mengecilkan Pipi yang Terlalu Tembam


Untuk mengecilkan bagian tertentu pada tubuh, terdapat beberapa jenis olahraga atau latihan tertentu yang fokus pada bagian tubuh tubuh tertentu. Walau begitu, sebagian besar latihan ini difokuskan pada bagian tubuh seperti perut, lengan, atau kaki.

Walau latihan mengecilkan bagian tubuh umum dilakukan, namun tak banyak yang memfokuskan pada otot dan lemak di wajah. Tidak banyak alat atau latihan yang didesain khusus untuk menguruskan wajah.

Salah satu bagian tubuh yang sering menjadi perhatiannya banyak orang karena terlalu gemuk adalah pada pipi. Kondisi pipi yang terlalu gemuk ini sering membuat rasa percaya diri yang dimiliki oleh seseorang menurun.

Untuk memperkecil pipi yang sudah terlalu tembam ini, kamu bisa melakukan sejumlah senam wajah. Dilansir dari Medical Daily, berikut lima jenis senam wajah yang bisa kamu lakukan untuk mengecilkan pipi tembam.

1. Jaw Dropper

Jenis senam wajah ini bisa kamu lakukan dengan cara menurunkan rahang secara berulang selama 15 menit. Senam wajah ini bisa secara efektif membakar lemak di pipimu. Ketika melakukan ini, tekan juga lidah ke bagian belakang dari gigi bawah dan turunkan rahang selebar mungkin.

2. Side Kisses

Senam wajah berikut dilakukan dengan cara selayaknya memberi cipika-cipiki pada teman. Monyongkan bibir seperti ketika kamu hendak mencium seseorang dan gerakkan bibir dari kanan ke kiri. Lakukan ini dari sisi ke sisi sejauh mungkin. Cara ini bisa secara efektif menguruskan pipi yang terlalu tembam.

3. Chin Ups

Senam wajah rutin ini bisa membantu mengurangi pipi tembam hanya dalam satu minggu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memfokuskan olahraga pada bagian dagu. Lakukan ini dengan cara mendorong maju bibir bagian bawah dibanding bibir atas. Selanjutnya angkat dagu setinggi mungkin.

4. Closed Eyes

Jenis senam wajah ini juga dapat membuat pipimu menjadi kurus hanya dalam waktu satu minggu. Cara yang bisa kamu lakukan sangat mudah. Pejamkan mata dalam-dalam dan tarik muka untuk membakar lemak di pipi. Tahan selama tiga detik dan ulangi sebanyak 15 kali.

5. Fish Face

Seperti namanya, senam wajah ini dilakukan dengan meniru ikan. Sedot pipi dan kerutkan bibir. Setelahnya, sandarkan kepala ke belakang. Agar semakin efektif, kamu bisa menarik dagu semakin ke atas.

Sejumlah latihan tersebut bisa membantu kamu untuk menguruskan pipi yang terlalu tembam. Lakukan secara rutin setiap hari untuk melatih dan menguruskan pipi.

Sunday, August 18, 2019

Kryptos, Patung Bersandi di Markas CIA yang Tak Pernah Terpecahkan


Markas CIA di Langley merupakan pusat dari berbagai misteri. Salah satu yang tetap tak terpecahkan hingga saat ini adalah Kryptos. Sebuah patung dengan deretan kode yang tak kunjung berhasil diungkap selama tiga puluh tahun terakhir.

Menurut lansiran Oddity Central, Kryptos adalah patung berkode yang dibuat oleh seniman Amerika Serikat, Jim Sanborn. Sebanyak 1.800 huruf acak yang terukir di lempengan tembaga setinggi 12 kaki menjadi fokus utama patung tersebut.

1. Satu Set Kode Terakhir yang Tak Terpecahkan


Kryptos dipasang di halaman markas CIA pada tahun 1990. Sejak saat itu para kriptografer dan penggila teka-teki di seluruh dunia berusaha untuk memecahkannya. Tiga set kode sudah berhasil dipecahkan dalam waktu delapan tahun. Namun satu set kode terakhir masih belum terpecahkan hingga saat ini.

2. Kriptografer Terbaik CIA Juga Gagal Memecahkannya


Para ahli telah mencoba setiap teknik pemecahan kode yang ada. Mulai dari transposisi, biner, substitusi polyalphabetic, sampai Morse. Bahkan kriptografer CIA pun iku mencoba. Namun hasilnya tetap nihil.

Setiap tahun ada saja penantang yang menemui Sanborn untuk mendapatkan petunjuk darinya. Sanborn tetap tutup mulut, namun dia pernah memberikan dua petunjuk dalam beberapa tahun terakhir.

3. Si Pembuat Sudah Menyiapkan Jawaban Terkunci di Brankas


Saat ini Jim Sanborn sudah berusia 70 tahunan. Apa yang terjadi jika si pembuat meninggal sebelum kode-kode yang dia tulis terpecahkan?

Sanborn mengatakan kalau dia sudah menyiapkan jawaban tertulis yang dikunci di dalam brankas. Akses terhadap brankas itu sudah diberikan kepada seseorang yang akan mengonfirmasi jika suatu saat kode Sanborn berhasil terpecahkan dan dia sudah tak ada di dunia. 

Saturday, August 17, 2019

Ini Alasan Mengapa Keringat Sangat Penting untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Kita


Bagi sejumlah orang, keringat sering dianggap sebagai hal yang mengganggu. Rasa lengket serta bau yang muncul dari keringat menyebabkan proses alami yang terjadi pada tubuh ini dianggap mengganggu.

Belum lagi dengan efek noda kuning yang mungkin muncul pada pakaian, keringat ini sering dianggap mengganggu. Walau begitu, berkeringat sebenarnya sangat dibutuhkan pada tubuh seseorang.

Dilansir dari Medical Daily, pakar kesehatan kulit, Angela Lamb mengibaratkan keringat sebagai urine pada kulit. Walau begitu, bukan berarti bahwa keringat ini hanya sekadar kotoran semata.

Untuk mencegah tubuh jadi terlalu panas, maka keringat harus keluar dari sekitar dua hingga empat juta kelenjar keringat pada seluruh tubuh. Campuran dari air dan garam berupa keringat ini muncul ketika kita berolahraga, melakukan hal berat, atau juga saat berteriak.

Selain itu juga terdapat kelenjar apokrin keringat. Hal ini terdapat pada bagian ketiak dan sekitar area genital yang memproduksi keringat kaya protein ketika kita gembira atau menerima rangsangan.

Hal lain yang cukup mengejutkan adalah bahwa ketiak sesungguhnya tidak memiliki bau baik dari kepalan tangan atau pun ketiak. Bau muncul ketika bakteri di dalam kulit muncul pada keringat ini.

Walau membuat sehat, namun sesungguhnya ketiak tidak mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Selain itu tubuh juga memiliki batas dalam mengeluarkan keringat terutama dalam jumlah besar. 

Friday, August 16, 2019

Kemenpar Kenalkan Wisata Budaya dan Sejarah ke Media Jerman Lewat Famtrip


Kementerian Pariwisata memang top. Selalu memiliki cara untuk mengangkat pariwisata Indonesia. Kali ini, Kemenpar mem-push wisata budaya dan sejarah ke pasar Jerman. Caranya, mengajak media asal Jerman mengikuti familiarization trip, alias famtrip.

Famtrip media Jerman dilangsungkan 19-23 Juli 2019. Para peserta diajak melihat langsung kekayaan wisata dan sejarah yang dimiliki Jakarta dan Yogyakarta.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya, ada alasan mengapa famtrip mengangkat potensi wisata sejarah dan budaya.

"Indonesia tidak bisa dipisahkan dari budaya. Dua hal ini sudah seperti dua sisi mata uang. Sangat susah dipisahkan. Mengapa? Karena Keragaman budaya menjadi citra kuat Indonesia di mata dunia. Dan kekayaan ini jelas tak lepas dari perkembangan sejarah. Sejarah yang dilalui bangsa Indonesia sejak zaman pra sejarah hingga era modern," papar Nia.

Ditambahkan Nia, dampak dari sejarah panjang itu membuat Indonesia memiliki banyak peninggalan budaya. Baik tangible maupun intangible.

"Peninggalan ini kemudian kita coba dimanfaatkan. Kita jadikan sebagai daya tarik wisata. Harapannya, mampu mendatangkan wisatawan. Baik wisatawan dalam maupun luar negeri," sambungnya.

Sementara Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV Kemenpar Agustini Rahayu, mengatakan famtrip yang digelar ini merupakan strategi untuk mengangkat destinasi Indonesia melalui persepsi media.

"Famtrip ini menjadi strategi kita untuk mempromosikan daya tarik wisata budaya dan sejarah. Sekaligus, sebagai penguatan Branding Wonderful Indonesia di Pasar Jerman," tuturnya.

Ditambahkannya, famtrip juga diharapkan bisa membantu memenuhi pencapaian target kunjungan wisatawan asal Jerman. Sebesar 320.800 wisman pada tahun 2019. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2018 target kunjungan wisman Jerman sebesar 304.000 orang.

Famtrip bertema Experiencing Cultural Wonders kali ini diikuti 5 pembuat opini. Terdiri dari empat koran harian dan satu majalah fotografi. Kelima media tersebut dipasarkan di area Jerman Selatan. Seperti Munchen, Frankfurt, Stuttgart, Mainz, Ausburg, dan Nuremberg yang notabene kota-kota di Jerman dengan tingkat pengasilan penduduknya yang tinggi. Total sebaran produksi dari kelima media tersebut mencapai 830.000 eksemplar dengan total perkiraan sebaran 2.3 juta pembaca.

"Destinasi pertama yang kami pamerkan adalah Yogyakarta. Para peserta diajak ke Sanggar Seni dan Budaya Sekar Kinanti Sari. Tempat ini menyuguhkan nuansa tradisional Jawa klasik. Tak lupa diajak mencoba makanan khas Jogja, Gudeg, Sayur Lodeh, Telur Bulat, dan Bacem Tahu Tempe untuk melengkapi liputannya untuk khalayak Jerman Selatan," terang wanita yang akrab disapa Ayu itu.

Sembari menikmati sajian kuliner tradisional, peserta disuguhi tarian Golek Menak Kenyo Tinembe. Setelah pertunjukan selesai, peserta famtrip diajak untuk kostum tradisional dan kemudian melakukan sesi foto dengan latar belakang rumah tradisional Jawa.

Di hari kedua, peserta famtrip melakukan city tour di situs-situs Mataram Islam. Seperti Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Jeron Benteng, dan Alun-Alun Kidul. Sebagai pusat kebudayaan Yogyakarta, Keraton memiliki unsur wisata budaya dan sejarah yang sangat kental. Mulai dari budaya intangible seperti sejarah kerajaan, proses penurunan kekuasaan, sistem pemerintahan. Maupun kebudayaan tangible; seperti baju adat, hadiah hadiah kerajaan asing, peralatan kerajaan, dan koleksi hewan keratin.

"Sedangkan untuk destinasi wisata Taman Sari, peserta diajak untuk menikmati keindahan arsitektur pemandian para putri Sultan. Cerita tentang pemilihan selir oleh Sultan menjadi point of attraction di destinasi satu ini. Keseluruhan city tour ini dilakukan dengan menggunakan becak," ujar Agustini Rahayu lagi.

Peserta famtrip juga diajak mengenal kejayaan Indonesia di masa Hindu Buddha. Destinasi yang dipilih adalah Temple Tour. Terdiri dari Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Tujuan lain dari destinasi ini adalah memamerkan toleransi bangsa Indonesia.

Destinasi ke empat dalam perjalanan wisata pengenalan ini merupakan kombinasi wisata alam dan sejarah. Peserta diajak untuk menikmati panorama lembah Gunung Merapi menggunakan Jeep. Ditambah beberapa stop point yang menggambarkan efek letusan Gunung Merapi pada tahun 2010. Seperti Museum Sisa Hartaku dan Batu Alien. Destinasi ini juga mengajak peserta famtrip untuk mengenal pola hidup masyarakat lereng Gunung Merapi melalui aktivitas pertambangan pasir dan industri kopi lokal.

Sebagai ultimate destination, peserta diajak ke Candi Borobudur. Candi ini adalah destinasi super prioritas. Selain itu, estetika Candi Borobudur mampu merepresentasikan kejayaan sejarah bangsa Indonesia di era Hindu Buddha. Peserta famtrip diajak untuk menelisik tingkat kecerdasan bangsa Indonesia melalui arsitektur bangunan Candi Borobudur dan semua nilai yang terkandung di dalam setiap pahatan relief.

Dari Yogyakarta, mereka melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Ibukota negara dianggap mampu menjadi representasi sejarah Indonesia pada masa kolonialisme dan awal kemerdekaan.

"Sebagai destinasi wisata pertama di Jakarta, Monumen Nasional dipilih sebagai wajah Ibu Kota. Selain statusnya sebagai landmark Jakarta, Monas dirasa mampu menjadi destinasi yang cocok dengan tema famtrip, wisata budaya dan sejarah. Monumen Nasional memiliki deretan diorama yang menggambarkan perjalanan sejarah Bangsa Indonesia dari masa prasejarah," ulasnya.

Di destinasi ini, peserta juga diajak untuk melihat panorama kota Jakarta yang menyuguhkan kesan metropolis. Seluruh rangkaian perjalanan wisata pengenalan tersebut ditutup dengan mengunjungi Kawasan Kota Tua Jakarta dan Museum Fatahillah yang sarat dengan wisata sejarah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan acungan jempol terhadap suksesnya pelaksanaan famtrip. Ia berharap kegiatan ini juga berimpact positif terhadap kunjungan wisman asal Jerman.

"Jika selama ini Indonesia dikenal melalui Bali, famtrip kali ini membuat wisatawan mancanegara juga mengetahui jika Indonesia memiliki Yogyakarta dan Jakarta. Kota yang sangat kental dengan sejarah dan budaya. Kita harapkan media yang mengikuti famtrip menyampaikan informasi mengenai kekayaan itu. Dan membuat wisatawan Jerman yang berkunjung ke Indonesia semakin meningkat," paparnya. 

3 Cara Mudah dan Sederhana untuk Jaga Stamina Sehari-Hari


Padatnya aktivitas dan pekerjaan sering membuat seseorang menjadi kelelahan. Untuk mengatasi kelelahan tersebut, tak jarang seseorang mencari cara untuk menekan rasa lelah.

Menjaga stamina merupakan salah satu cara yang harus dilakukan untuk mendapat kondisi yang tepat dalam mengarungi berbagai kesibukan tersebut. Oleh karena itu, menjaga stamina tetap prima merupakan cara terbaik dibanding doping.

Bila ingin memiliki stamina yang terjaga dokter spesialis kedokteran jiwa Danardi Sosrosumihardjo menyebut ada tiga cara.

1. Tidur Cukup


"Tidur itu harus, seseorang (usia dewasa) harus tidur 5-6 jam, tidur deep ya," kata Danardi saat dihubungi Health-Liputan6.com.

Jadi, tidak mungkin seseorang menginginkan stamina terjaga dan daya kerja prima bila dalam 24 jam hanya tidur 1-2 jam. "

Itu enggak benar," kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta itu.

Bila memang harus tidur sebentar selama sepekan ketika sedang ujian atau mengerjakan tesis sekitar seminggu, harus dibayar di pekan berikutnya.

"Jadi jika kurang tidur ada mekanisme bayar utang, bukan setiap hari selama bertahun-tahun kurang tidur," tegasnya.

2. Makan dan Minum


Perhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Bisa mengikuti konsep gizi seimbang yang digencarkan Kementerian Kesehatan. Jangan lupa juga minum air putih sekitar delapan gelas setiap hari.

3. Buang Air Besar dan Kecil


Ketika ada makanan dan minuman yang masuk, berarti mesti ada yang keluar.

"Nah, kalau ada yang masuk dalam 24 jam harus ada yang dibuang kan," tuturnya.

Jadi, ketika kamu merasa kurang berstamina, coba cek lagi mengenai kecukupan tidur, makanan dan minum serta kebiasaan buang air besar dan kecil. Ketika ketiganya sudah tepat dan seimbang, maka staminamu juga bisa jadi membaik.

Thursday, August 15, 2019

Wow, Lima Negara Ikut Meriahkan TIFF 2019


Mengangkat tema 'The Greatest Love of All', Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2019 akan diramaikan 30 kendaraan hias yang seluruhnya merupakan rangkaian bunga. Dari 30 kendaraan tersebut, 5 di antaranya adalah peserta mancanegara.

Kepada Dinas Pariwisata Tomohon, Masna Pioh mengatakan, TIFF 2019 akan berlangsung tanggal 8 Agustus mendatang. Sejauh ini, setidaknya ada 5 negara yang sudah memastikan hadir dan menjadi peserta.

"Mereka adalah Amerika, Nepal, Korea, Ukraina, dan (kalau tidak salah) China," ujarnya.

Selebihnya, akan diramaikan oleh peserta lokal. Antara lain dari kementerian, kabupaten/ kota lingkup Sulawesi Utara, BUMN, dan perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Tomohon. Masing-masing peserta akan menghadirkan 1 kendaraan yang akan turut berparade.

Untuk kebutuhan bunga, semua disuplay oleh petani lokal yang sudah menanamnya sejak bulan April lalu. Sesuai maskot Tomohon, mayoritas bunga yang disiapkan adalah jenis krisan dengan aneka warna. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan bakal ada bunga-bunga lain yang ditampilkan.

"TIFF memang memberikan ekonomi value pada setiap gelarannya. Bisa dibayangkan, karena masing-masing kendaraan peserta membutuhkan ribuan tangkai bunga," bebernya.

Menurut Masna Pioh, untuk float kecil butuh setidaknya 5.000 tangkai. Sedangkan float besar minimal butuh 8.000 tangkai. Di mana, untuk bunga krisan sendiri dihargai Rp3.500/ tangkai. Sehingga, diperkirakan ada transaksi sekitar Rp15 miliar setiap kali gelaran TIFF berlangsung.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar M. Ricky Fauziyani menambahkan, TIFF selalu mengusung konsep berbeda setiap tahun. Perbedaan itu terlihat pada open ceremony atau pembukaannya. Jika tahun sebelumnya menggambarkan negara-negara peserta, tahun ini fokus dengan konten lokal yang dikemas dengan rasa internasional.

"Nanti akan ditampilkan Tari Ma' Zani, Tari Kabasaran, dan persembahan lain yang didukung sekitar 2.000 talent. Talent-nya sendiri berasal dari kalangan pengajar atau guru, masyarakat umum, dan juga para pelajar. Kita optimis TIFF 2019 akan sangat meriah," ungkapnya.

Sementara Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event 2019 Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty menyatakan, TIFF adalah event luar biasa yang ditunggu banyak orang. Ia yakin, dampaknya besar sekali bagi masyarakat sekitar. Bukan hanya pengusaha hotel dan restoran yang diuntungkan, tetapi juga penyewa kendaraan hingga para petani bunga.

"TIFF menjadi karnaval bunga terbesar di Indonesia. Bahkan, gaungnya bersaing dengan event serupa di Pasadena, Amerika. Saya berharap tahun ini ada kejutan-kejutan yang bakal ditampilkan, sehingga acara lebih wah," tuturnya.

Demikian juga tanggapan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia berharap ada yang spesial dari tahun sebelumnya, sehingga penonton pun merasa terkesan. "Saya percaya, TIFF 2019 akan menjadi event luar biasa di Tomohon. Imbasnya, tentu akan mendongkrak kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara," tandasnya.

Saturday, August 10, 2019

Konsumsi Kacang Secara Rutin Bisa Jaga Tingkat Kesuburan dan Hasrat Seksual Pria


Masalah kesuburan merupakan salah satu hal yang banyak dialami oleh pria di seluruh dunia saat ini. Gaya hidup modern serta pola makan yang tak tepat telah menyebabkan masalah pada organ vital serta kesuburan mereka.

Kepuasan seksual pria juga terjadi dengan cukup kompleks dan dapat menurun saat ini. Kepuasan ini membutuhkan otak, emosi, hormon, saraf, otot, dan pembuluh darah yang bekerja secara tepat.

Masalah fisik dan psikologis juga bisa membuat pria kesulitan untuk mengalami dan mempertahankan ereksi. Masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi hal ini meliputi penyakit jantung, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, serta masalah mental seperti depresi.

Pria yang banyak merokok juga memiliki risiko tinggi untuk disfungsi ereksi. Masalah fungsi seksual ini juga dapat berujung pada terjadinya stres, rendahnya percaya diri, dan menurunnya interaksi dengan orang lain.

Walau begitu, perubahan gaya hidup dapat membantu mencegah masalah ereksi dan membuat seseorang tetap dapat menikmati hubungan intim. Dilansir dari Medical Daily, diketahui bahwa konsumsi kacang secara rutin bisa meningkatkan dan menjaga fungsi seksual pria.

1. Kacang Memiliki Manfaat Terhadap Vitalitas Pria


Peneliti dari Spanyol menemukan bahwa mengonsumsi setidaknya 60 gram kacang setiap hari bisa meningkatkan hasrat seksual dan kualitas orgasme pria. Lebih mengejutkannya lagi, kacang diketahui memiliki manfaat yang sama bahkan pada pria dengan pola makan tak sehat.

Hasil temuan ini mendukung penelitian sebelumnya yang menyebut bahwa walnut, hazelnut, dan almond bisa meningkatkan kualitas sperma. Walau begitu, penelitian sebelumnya tersebut tidak membahas mengenai efek kacang pada fungsi seksual.

2. Bermanfaat Bagi Orang dengan Pola Makan Tak Sehat


Penelitian terbaru ini merupakan yang pertama mempelajari bagaimana kacang bakal mempelajari usia reproduksi pria dan performa mereka di ranjang. Hasil ini diketahui penelitian terhadap 83 pria yang memiliki pola makan tak sehat,

Seluruh partisipan mengonsumsi lemak hewani lebih banyak serta sedikit buah dan sayur selama penelitian. Peneliti membagi partisipan menjadi dua grup yaitu yang mengonsumsi pola makan tak sehat serta satu kelompok lain yang menambahkan 60 gram kacang pada makanan sehari-hari mereka selama lebih dari 14 minggu.

3. Melengkapi Temuan Sebelumnya


Partisipan kemudian ditanyai melalui kuisioner mengenai fungsi seksual mereka usai penelitian. Hasil menunjukkan bahwa tambahan kacang secara efektif meningkatkan keinginan seksual mereka serta orgasme bahkan pada orang yang memiliki pola makan tak sehat.

Hasil penelitian ini melengkapi temuan sebelumnya mengenai manfaat kacang-kacangan pada kesuburan pria. Selain mampu tingkatkan kesuburan, ternyata kacang-kacangan ini juga bisa mempengaruhi kepuasan seksual mereka. Oleh sebab itu, sebaiknya konsumsi makanan ini secara teratur dalam batas yang ditentukan. 

Thursday, August 8, 2019

Tiba di Labuan Bajo, TA/TO dan Media Timor Leste Nikmati Sunset di La Cecile


Peserta Famtrip asal Timor Leste tiba di Labuan Bajo. Mereka terdiri dari sejumlah industri pariwisata seperti travel agent dan tour operator (TA/TO). Juga media. Rombongan ini langsung diajak menuju La Cecile.

Di La Cecile, TA/TO dan media asal Timor Leste menikmati keindahan alam Bajo dari ketinggian. Mereka juga melihat langsung keindahan sunset dari tempat itu.

Menurut Kabid Pemasaran Area II di Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Hendry Noviardi ada dua kegiatan yang akan diikuti TA/TO dan media asal Timor Leste. Selain ambil bagian dalam Pameran Pariwisata Florata, mereka juga mengikuti Famtrip.

"Peserta asal Timor Leste ini terdiri dari TA/TO dan juga media. Jadwal mereka adalah mengikuti familiarization trip (Famtrip) ke Labuan Bajo dan Bali. Di Labuan Bajo, selain mengunjungi destinasi mereka juga ambil bagian dalam Pameran Pariwisata Florata," papar Hendry, didampingi Kasubbid Area IIB, Herbin Saragih.

Ditambahkannya, kunjungan ke La Cecile sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan famtrip mereka. Setelah itu, wisatawan asal Timor Leste dijamu dalam gala dinner. Dan akan terlibat dalam aktivitas Pameran Pariwisata Florata keesokan harinya. khususnya dalam aktivitas B to B.

Sementara Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata, Muh Ricky Fauziyani, mengatakan ada beberapa alasan Kemenpar menggandeng TA/TO dan media Timor Leste ke Labuan Bajo dan Bali.

"Pertama tentu saja karena Labuan Bajo adalah destinasi super prioritas. Destinasi yang daya tariknya luar biasa. Di sana ada Pulau Padar, Pulau Rinca, Pulau Komodo, Kanawa dan masih banyak lagi. Begitu pun Bali. Pulau Dewata ini adalah daya tarik utama buat semua wisatawan mancanegara," papar Ricky.

Alasan kedua adalah jarak. Dari Timor Leste, jarak tempuh ke Labuan Bajo tidak terlalu jauh. Dari Kota Dili, mereka melakukan penerbangan ke Kupang sebelum dilanjutkan ke Bandara Komodo.

"Saya rasa Labuan Bajo dan Bali adalah destinasi yang sangat seksi. Yang membuat banyak pesohor dunia jatuh hati. TA/TO kita ajak biar mereka merasakan langsung keindahan tersebut. Dan mereka kabarkan ke wisatawan di negara asal mereka," ujar Ricky lagi.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya, sangat mendukung kegiatan ini. Karena, famtrip adalah cara efektif untuk mengenalkan destinasi.

"Famtrip adalah cara yang efektif untuk memperkenalkan destinasi di Indonesia ke mancanegara. Termasuk Timor Leste. Karena, TA/TO yang diajak akan melihat langsung keindahan yang kita miliki. Dan akan mempermudah mereka untuk membuat paket perjalanan. Saya berharap ada impact positif dari dua kegiatan yang digelar di Labuan Bajo," katanya.

Gara-gara Perang Dagang, Harga Game Konsol Sony PlayStation Bisa Naik


Bagi penggila game konsol Sony PlayStation sepertinya akan dilanda rasa khawatir mengenai berita ini. Dilaporkan Wall Street Journal, kemungkinan harga perangkat game tersebut akan terkerek naik. Hal ini disebabkan efek dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Chief Financial Officer (CFO) Sony, Hiroki Totoki mengatakan harga konsol besutannya itu akan naik bila AS memberlakukan kenaikan tariff impor dari mesin video game. Terutama yang dibuat di China.

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif barang China menjadi 25 persen (USD 200 miliar). Tak hanya itu, Ia juga mengambil langkah menarik bea tambahan sebesar USD 300 miliar. Aturan tersebut diumumkan saat 10 Mei lalu.

Pada bulan lalu Sony, Microsoft, dan Nintendo sudah mengeluarkan pernyataan ke Kantor Perwakilan Dagang AS terkait peningkatan tarif ekspor China. Menurut mereka, ini bisa mengganggu bisnis perusahaan secara signifikan dan konsumen di AS terkena pengaruh.

Dalam usaha menjaga level harga konsolnya, Nintendo sudah memindahkan proses manufaktur dari China ke Asia Tenggara. Sony dan Microsoft belum berencana melakukan hal serupa dan sudah membantah rumor terkait hal tersebut.

Wednesday, August 7, 2019

Konsumsi Cabai Di Atas Batas Bisa Buat Seseorang Lebih Rentan Demensia


Makanan pedas selama ini diketahui hanya menyebabkan masalah pada pencernaan saja, namun pada jangka panjang ternyata ada efek lain yang dapat ditimbulkan. Diketahui bahwa konsumsi makanan pedas ini memiliki hubungan dengan demensia seseorang.

Dilansir dari the Health Site, sebuah penelitian yang dilakukan di China membuktikan mengenai dampak buruk makanan pedas terhadap kesehatan otak. Penelitian ini melibatkan 4.582 partisipan di China dengan usia di atas 55 tahun.

Diketahui bahwa orang-orang yang secara konsisten mengonsumsi lebih dari 50 gram cabai setiap hari mengalami penurunan kognitif lebih cepat. Merosotnya memori bahkan lebih signifikan jika orang tersebut memiliki badan kurus.

"Konsumsi cabai diketahui memiliki manfaat bagi berat badan dan tekanan darah pada penelitian sebelumnya. Namun, pada penelitian ini kami menemukan efek yang muncul pada kognisi orang tua," jelas pimpinan penelitian, Zumin Shi dari Qatar University.

Berdasar penelitian sebelumnya, capsaicin merupakan komponen aktif pada cabai yang bisa mempercepat metabolisme, mengurangi lemak, dan mencegah penyakit vaskular. Mereka yang mengonsumsi lebih banyak cabai memiliki indeks massa tubuh lebih rendah dan juga lebih aktif secara fisik dibanding orang yang tak mengonsumsinya.

Orang dengan berat badan normal mungkin lebih sensitif terhadap konsumsi cabai dibanding pada orang yang kelebihan berat badan.

"Konsumsi cabai telah dihubungkan sebelumnya dengan berat badan dan pengendalian tekanan darah. Capsaicin merupakan bahan aktif yang membantu menjaga energi dan oksidasi lemak.

Dari penelitian yang dilakukan ini, diketahui bahwa konsumsi cabai lebih dari 50 gram setiap hari bisa membuat masalah pada kesehatan otak seseorang. Walau begitu masih ada keterbatasan mengenai berapa jumlah konsumsi ideal cabai untuk mendapat manfaatnya secara optimal.

Harus Ada Aturan Jika Operator Seluler Asing Jualan Produk di Indonesia


Evita Nursanty, Anggota Komisi 1 DPR RI mengapresiasi langkah yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pasca rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi 1  tentang pelarangan penjualan SIM Card operator Zain. Zain merupakan operator seluler asal Arab Saudi.

Keberatan yang dilayangkan Komisi 1 tidak didiamkan oleh Kemkominfo. Walaupun Komisi 1 DPR mengapresiasi namun harapannya tak hanya menghentikan sementara.

Sebagaimana diketahui, setelah ramai pemberitaan negatif mengenai penjualan SIM Card operator asing itu, Kemkominfo mengeluarkan keterangan resmi yang menyebutkan hanya sementara memberhentikan penjualan SIM Card.

"Seharusnya Kemenkominfo dan Kemendag bergerak sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Pemerintah harus adil," ujar Evita.

Dilanjutkannya, seharusnya pemerintah dapat segera bertindak tegas kepada Zain. Karena banyak pihak yang terdampak negatif dengan penjualan SIM card Zain di Indonesia. Seperi hilangnya potensi pajak, PNBP, perlindungan konsumen dan mengganggu iklim usaha.

Agar kegiatan Zain ini tidak merugikan negara dan masyarakat dikemudian hari, Evita meminta agar pemerintah melalui Kemenkominfo dan Kemendag segara meregulasi operator asing asal Saudi Arabia tersebut.

Mungkin jika Zain ingin menjual SIM card di Indonesia, mekanismenya adalah mereka bisa bekerjasama dengan operator telekomunikasi di Indonesia. Karena operator telekomunikasi Indonesia yang ingin melayani pelanggannya pada musim haji juga menjalin kerjasama dengan operator telekomunikasi di Saudi Arabia.

"Operator telekomunikasi Indonesia kan tak bisa menjual SIM card di Saudi. Kenapa kita mengizinkan mereka bisa berjualan di Indonesia. Harusnya pemerintah melakukan resiprokal. Sehingga persaingan usaha menjadi lebih sehat," jelasnya.

Pengamat telekomunikasi dan mantan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Heru Sutadi mengatakan, seharusnya Kemkominfo tidak hanya menghentikan sementara penjualan SIM card Zain di Indonesia.

Jika Zain memang melanggar perundang-undangan yang ada, seharusnya pemerintah segera menghentikan kegiatan penjualan SIM card tersebut dan mengeluarkan surat peringatan baik itu dari Menkominfo atau BRTI. Lanjut Heru, pemerintah harus segera menindak pihak yang bertanggung jawab atas pemasaran Zain di Indonesia.

"Kalau benar dihentikan ya bisa jadi efek jera bagi operator lain tidak sembarangan jualan produk di sini. Asal ada peringatan secara resmi, baik dari Menkominfo atau BRTI, bukan kesimpulan rapat," ujar Heru.

Tuesday, August 6, 2019

Meriah, 11 Negara dari 4 Benua Bergabung di Jogja International Kite Festival 2019


Kemeriahan ditebar Jogja International Kite Festival 2019. Beragam keunikan bentuk dan warna-warni layang-layang mampu menghipnotis wisatawan. Festival ke-7 tersebut mampu menarik 10 negara sebagai peserta. Mereka datang dari Benua Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika.

Jogja International Kite Festival 2019 digelar 27-28 Juli. Lokasinya eksotis, di Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyelenggaraan ini adalah hasil sinergi Kemenpar, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, dan Lanud Adisucipto. Juga Lanal Yogyakarta, ART Kite Bandung, hingga Greenline Organizer.

"Antusiasme peserta dan wisatawan sepanjang event ini sangat luar biasa. Para wisatawan khususnya, terlihat menikmati keunikan layang-layang ditampilkan. Bentuk layang-layang memang sangat beragam. Mulai dari konsep 2 dimensi hingga 3 dimensi. Warna-warninya juga menarik," ungkap Ketua Panitia Festival Layang-Layang 2019 Rinardi Dewantoro.

Pantai Parangkusumo memang dipadati wisatawan saat event berlangsung. Mereka antusias menyambut berbagai aksi yang ditampilkan peserta event. Apalagi, festival menampilkan peserta dari 10 negara di dunia. Seperti Singapura, Malaysia, Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, India, Vietnam, hingga Thailand. Serta Polandia, Maroko, serta Amerika Serikat.

"Jogja International Kite Festival 2019 memang unik dan menarik. Wisatawan bisa menikmati layang-layang dari berbagai negara. Apalagi, setiap negara menampilkan bentuk layang-layangnya yang khas. Kehadiran layang-layang tersebut pun membuat Pantai Parangkusumo semakin eksotis," terang Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung.

Jogja International Kite Festival 2019 diikuti lebih dari 50 klub pekarya dan pelayang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkumpul dan ikut menyajikan karya terbaiknya.

"Experience wisatawan semakin lengkap dengan peserta domestik. Sebab, layang-layang nusantara juga sangat indah dan unik. Ada banyak experience yang didapat wisatawan," jelas Adella.

Mengangkat tema Love In The Sky, Peace On Earth, Jogja International Kite Festival 2019 menampilkan 5 kategori. Ada kategori Lomba Layangan Tradisional, Layangan 2 Dimensi, dan Layangan 3 Dimensi. Dilombakan juga Layangan Tren Naga dan Rokaku Challenge. Menampilkan semua jenis layang-layang, beragam juara juga sudah ditetapkan menurut kategori perlombaan.

"Festival ini makin meriah dengan perlombaan yang ditampilkan. Kategorinya banyak dan menantang. Apalagi, karakter angin di Pantai Parangkusumo sangat khas. Kami ucapkan selamat kepada para juara. Bagaimanapun, mereka sudah menampilkan karya terbaiknya," kata Adella lagi.

Untuk juara umum, berhak atas Piala Raja dari Sri Sultan HB X. Piala tersebut diberikan secara bergilir setiap tahunnya. Simbol supremasi tertinggi bagi para pekarya layang-layang nasional.

Kepala Bidang Pemasaran Area I Jawa Kemenpar Wawan Gunawan memaparkan, agenda padat dimiliki Jogja International Kite Festival 2019.

"Trofi juara diharapkan memotivasi pekarya layang-layang nasional untuk menghasilkan karya terbaik. Bagaimanapun, layang-layang salah satu kekayaan yang dimiliki nusantara. Kami gembira melihat respon publik yang besar. penyelenggaraan festival juga menarik dengan banyak konten," papar Wawan.

Rangkaian event diawali dengan aktivitas bersih-bersih pantai pada Kamis (25/7). Aktivitas ini diikuti oleh peserta dari LANAL Yogyakarta, perangkat desa, Orsos dari Tagana, Saka Bahari, Saka Pariwisata, Saka Dirgantara, FKPPI, dan karang taruna. Membagikan inspirasinya, digelar juga workshop bagi anak-anak terkait layang-layang. Meterinya, sejarah, cara membuat, dan menerbangkan layang-layang.

"Jogja International Kite Festival 2019 sangat mengispirasi. Sebab, event ini melestarikan sekaligus ikut melestarikan layang-layang. Bukan hanya layang-layang nusantara, tapi juga dunia. Dengan daya tarik yang dimilikinya, kami optimistis festival ini terus berkembang. Jumlah peserta mancanegaranya akan bertambah tahun depan," tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. 

Friday, August 2, 2019

Pendidikan Seks Masih Dianggap Tabu, Sejumlah Topik Kurang Diajarkan pada Anak


Pendidikan seks pada anak di Indonesia masih sering dilewati dan disalahpahami. Hal ini menyebabkan ada beberapa topik mengenai seks yang tidak dibahas oleh orangtua.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Reckitt Benckiser menyebut setidaknya ada tiga topik pendidikan seks yang kurang dibahas oleh orangtua pada anaknya. Padahal, jika para remaja tidak mendapatkannya, mereka menghadapi risiko kesehatan yang lebih besar di masa depan.

Topik pertama adalah pengetahuan mengenai kehamilan dan pernikahan di bawah 20 tahun, rentan berbagai risiko kesehatan. Hanya 38 persen dari 500 responden remaja yang mengatakan mereka telah mendapatkan edukasi semacam ini.

"Padahal, dalam penelitian ini, banyak yang sudah melakukan aktivitas seksual di usia 18 sampai 20 tahun. Mereka tidak pernah membicarakan atau diskusi tentang topik yang penting ini," kata dokter Helena Rahayu Wonoadi dalam pemaparannya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Topik kedua adalah mengenai penjelasan rinci soal anatomi tubuh manusia dan organ reproduksinya. Hanya 29 persen yang mengaku mendapatkannya.

"Seolah-olah tema itu tabu atau tidak perlu. Sayang sekali," kata Helena menambahkan.

Sementara, Helena mengatakan hanya 24 persen yang mendapatkan edukasi soal hubungan seksual yang sehat meliputi penggunaan dan alat kontrasepsi dengan baik dan benar.

"Bagaimana penggunaan pengaman dan alat kontrasepsi yang baik dan benar tidak pernah didiskusikan. Jadi ini ironis sekali mengenai temuan dari tiga topik yang tidak pernah didiskusikan," ujarnya.

Pada sisi lain, tiga topik lain yang paling banyak dibicarakan dalam edukasi seks antara orangtua dengan anak adalah tanda-tanda pubertas yang dialami (65 persen), hubungan seksual di luar nikah berdasarkan aturan agama dan budaya yang dianut (58 persen), dan seputar percintaan atau pertemanan di lingkungan sosial (52 persen).

Thursday, August 1, 2019

Jadi Ajang Promosi Seni dan Budaya, PIFAF 2019 Bakal Hentak Polman


Awal Agustus menjadi saat yang tepat mengunjungi Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Karena ada Polewali Mandar International Folk & Art Festival (PIFAF) 2019. Event ini siap digelar 1-7 Agustus 2019.

PIFAF adalah event seni, budaya dan pariwisata bertaraf internasional. Kegiatan ini bakal membuat liburan di Polewali makin menyenangkan.

"Pesertanya saja dari berasal dari berbagai negara. Ada Korea Selatan, Ekuador, Ceko, India, Slovakia, Timur Leste dan tentunya juga dari Indonesia. Berbagai Kabupaten di Sulbar pun akan ikut ambil bagian di perhelatan ini. Kebayangkan betapa bakal meriahnya pertunjukan yang akan disuguhkan PIFAF 2019," kata Tim Kurator Calendar of Event (CoE) Kemenpar, Don Kardono.

Pada tahun 2019 ini, seluruh kegiatannya dipusatkan di Arena Sport Center Polman. Berbagai kegiatan budaya dan pariwisata seperti tradisi, pertunjukan musik dan tarian rakyat bakal menjadi menu yang mengasyikkan. Ada juga dialog, pameran pariwisata budaya dan berbagai kegiatan lainnya.

"PIFAF sendiri merupakan event pertukaran budaya dan kesenian tradisional antar bangsa. Event ini bertujuan untuk mempromosikan Seni Budaya dan Pariwisata Tanah Mandar di Sulbar. Khususnya wisata budaya di Kabupaten Polewali Mandar yang begitu kaya. Acara ini diadakan sejak tahun 2016 dan PIFAF 2019 merupakan edisi ke-4," kata Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management CoE Esthy Reko Astuti.


Plt Kepala Dinas Pariwisata Polman Andi Masri Masdar menggaransi jika PIFAF 2019 bakal lebih meriah dibanding event-event sebelumnya. Karena pihaknya telah mempersiapkan seluruh rangkaian acara dengan matang. Bukan saja itu kesiapan amenitas di Polman pun dipastikan telah 100 persen siap. Apalagi PIFAF 2019 kembali masuk dalam 100 CoE Nasional.

"Kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan semuanya. Seluruh SKPD pun turut serta untuk membuat event ini semakin menarik lagi. Begitu juga kesiapan akses dan amenitas yang ada di Polman," paparnya.

Bagi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani, festival ini wajib dikunjungi. Karena Polman bukan saja kaya akan budaya, alamnya pun luar biasa. Melalui event ini diharapkan akan memperkenalkan potensi Polman pada dunia international.

"Lewat ajang PIFAF ini, kita akan mengangkat Polman menjadi salah satu pusat kegiatan seni budaya dunia. Di samping itu menjadi pemantik yang mengangkat juga berbagai destinasi yang ada di Polman," kata Ricky.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat merekomendasikan PIFAF 2019 untuk dikunjungi. Karena event ini bakal memberikan pemahaman utuh kekayaan budaya Polman. Di samping itu menjadi sarana mempelajari berbagai budaya dunia yang mengisi festival ini.

"Ini merupakan event berkelas. Kehadirannya bahkan mampu menyedot animo budayawan dunia untuk hadir di event ini. Itu sebuah bukti betapa besarnya kehadiran PIFAF," ujar Menpar Arief.

Menteri yang sukses mengangkat performa PT. Telkom itu juga berharap perhelatan PIFAF tahun ini makin sukses. Karena kesuksesannya akan memberi dampak yang luar biasa. Baik itu untuk pariwisata mau pun perekonomian masyarakat.

"Jangan lupa saksikan PIFAF 2019 di Polman, Sulbar, 1-7 Agustus 2019. Dijamin bakal menyenangkan. Salam Pesona Indonesia," ujar Menpar Arief.

Tidur Malam Hari dengan Kipas Menyala Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan


Tinggal di negara tropis, udara panas merupakan hal yang biasa kita alami sehari-hari, termasuk ketika malam tiba. Udara panas yang muncul ini sering membuat kita sulit tidur. Salah satu pilihannya adalah dengan menyalakan AC atau kipas angin saat tidur.

Untuk mengusir hawa panas dan membuat tidur menjadui nyenyak, sering kali kita menyalakan kipas angin ini. Hal ini setidaknya membuat badan kita menjadi lebih dingin dan mengusir keringat berlebih yang muncul.

Sayangnya, menyalakan kipas angin ketika tidur ini bisa membuat seseorang menjadi sakit. Menurut Mark Reddick dari Sleep Advisor, menyalakan kipas angin sepanjang malam dapat memicu munculnya sejumlah alergi dan masalah yang berhubungan dengan sinus seperti asma dan alergi rhinitis atau hay fever.

Reddick menyebut bahwa gerakan dari kipas yang memutar udara di sekitar kamar tidur ini menjadi masalahnya. Hal ini membuat kipas memutar juga debu dan serbuk sari di kamar hingga terbang menuju sinus.

Selain itu, embusan angin pada kulitmu sepanjang malam bisa membuatnya menjadi sangat kering. Hal ini bisa lebih butuk jika kamu rentan dengan kondisi kulit kering atau mengalami masalah kulit serius.

Namun, jika kamu memang tidak bisa tidur tanpa kipas angin, ada hal yang bisa kamu lakukan. Gunakan kipas angin yang bisa berputar atau dengan model yang tak mengembuskan angin langsung ke tubuhmu bisa menjadi jalan keluar.

Walau begitu, sebisa mungkin hindari kebiasaan menggunakan kipas angin sepanjang malam ketika tidur. Hal ini bisa membuatmu terbangun dengan lebih sehat pada pagi harinya. 

Terjadinya Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Bisa Dideteksi Sejak Kehamilan


Walau selama ini sering dikaitkan sebagai penyakit orang tua, penyakit jantung juga bisa dialami oleh anak-anak. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2014 menemukan 7 hingga 8 bayi per 1000 kelahiran hidup dilahirkan dengan penyakit jantung bawaan (PJB).

PJB sendiri merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi di antara kelainan-kelainan bawaan jenis lain. Kasus PJB pada bayi baru lahir yang terlambat dideteksi menjadi penyebab utama kematian bayi baru lahir.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Pusat Jantung Nasional Harapan Kita sepanjang 2013-2017 menunjukkan bahwa hanya 2000 kasus PJB setiap tahunnya yang mendapatkan intervensi baik secara bedah maupun non-bedah, padahal setidaknya ada 20,000 pasien PJB setiap tahunnya yang membutuhkan penanganan.

1. Jumlah Dokter Jantung yang Belum Ideal


Kepala Subdirektorat Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, dr. Asik Surya, menjelaskan bahwa saat ini prevalensi terhadap penyakit jantung di Indonesia secara keseluruhan mencapai 1.5 persen. Sedangkan, dokter jantung di Indonesia sendiri hanya sekitar 1050 orang.

Angka ini menggambarkan ketidakseimbangan antara jumlah dokter jantung dengan kasus yang harus ditangani, yang jika di angkakan maka perbandingan ini mencapai 1:250.000. Selain tenaga kesehatan, kecenderungan kurang lengkapnya alat yang ada di daerah menyebabkan rujukan penyakit-penyakit ini ditujukan ke Jakarta. Padahal, terdapat penanganan yang bisa dilakukan di daerah asal.

“Oleh sebab itu, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan, perlu diciptakan sistem rujukan yang efektif sehingga penanganannya dapat dilakukan merata, tidak hanya berfokus pada daerah Jakarta,” tutur dr. Asik dalam siaran pers Philips yang diterima Fimela.com

Sementara itu, Sementara itu, dr. Winda Azwani menjelaskan bahwa angka tenaga kesehatan ahli yang mampu melakukan penanganan PJB pada bayi dan anak sendiri angkanya bahkan jauh di bawah itu. Saat ini jumlah dokter yang dapat menangani penyakit jantung anak hanya mencapai 50-60 orang.

Jumlah ini dianggap kurang memadai, mengingat diprediksi sekitar 50.000 bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB) setiap tahunnya. Selain kurangnya jumlah tenaga ahli, hanya sedikit rumah sakit yang memiliki teknologi pendukung untuk melakukan intervensi PJB pada bayi dan anak. Alat dan bahan medis yang dibutuhkan masih berasal dari luar negeri, sehingga berkontribusi ke mahalnya tarif penanganan.

2. Penangan PJB


Dr. Winda Azwani menyatakan bahwa berdasarkan jenisnya, PJB dapat dibagi menjadi dua, yaitu PJB sederhana dan PJB kompleks.

“PJB sederhana terjadi jika bayi mengalami 1 lesi (keadaan abnormal) pada jantung. Sedangkan PJB kompleks adalah penyakit jantung dengan lebih dari 1 lesi dan komplikasi lainnya. Untuk penanganan PJB sederhana, beberapa kota besar lainnya seperti Medan, Bandung, dan Makassar sudah memiliki fasilitas untuk menanganinya. Namun, penanganan PJB kompleks saat ini hanya dapat dilakukan di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Surabaya saja," paparnya.

Penanganan PJB dapat dibagi menjadi dua, yaitu dengan operasi jantung dan intervensi non-bedah melalui kateterisasi jantung. Tergantung dengan tingkat kegawatannya, operasi jantung pada bayi dapat dilakukan sejak bayi berusia 2 minggu.

Baik intervensi bedah maupun non-bedah membutuhkan tenaga ahli dengan tim terlatih yang saat ini jumlahnya masih sangat sedikit, sehingga terkadang berakibat pada terlambatnya penanganan PJB kritis.

PJB saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Namun, penyakit ini memiliki beberapa faktor risiko, antara lain adalah ibu dengan diabetes yang melakukan pengobatan dengan suntik insulin, atau ibu dengan epilepsi yang mengonsumsi obat anti-kejang. Pada bayi, PJB dapat memiliki dampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan benar, mulai dari cacat, stunting, hingga kelumpuhan.

3. Deteksi Dini PJB


Data Pusat Jantung Nasional Harapan Kita 2019 menyebut bahwa daftar antrian operasi jantung pada bayi dan anak di saat ini mencapai 1.100 pasien, dengan kemampuan rumah sakit untuk melakukan operasi sebanyak 1.200 operasi setiap tahunnya. Namun semakin canggihnya teknologi saat ini, PJB sudah bisa dideteksi sejak janin masih berada di dalam kandungan, yaitu melalui fetal echocardiography. Teknologi yang baru dikenal di dunia kesehatan pada 10 tahun terakhir ini dapat menangkap kelainan pada jantung janin menggunakan USG, meskipun untuk saat ini, dokter ahli yang bisa melakukan fetal echocardiography masih terbatas jumlahnya.

Pemeriksaan USG juga bisa menangkap beberapa gejala yang menjadi indikasi penyakit jantung bawaan, seperti janin berukuran cenderung kecil dan bibir sumbing. Setelah kelahiran, PJB dapat dikenali lewat beberapa gejala seperti berat badan yang sulit naik, napas yang cepat saat tertidur dan anak mudah lelah. Untuk menghindari terjadinya dampak negatif jangka panjang PJB, maka deteksi dini sangat dianjurkan.

Presiden Direktur Philips Indonesia Dick Bunschoten mengatakan melalui mengatakan Philips berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai berbagai isu kesehatan yang mempengaruhi kehidupan banyak orang di Indonesia, salah satunya adalah PJB. Karenanya, Philips mendorong masyarakat untuk mulai mengadopsi gaya hidup sehat serta membiasakan deteksi dini untuk mengantisipasi penyakit seperti PJB ini.

"Lewat inovasi teknologi seperti USG, deteksi PJB sejak dini dapat dilakukan. Selain itu, solusi Cath Lab Azurion kami juga membantu intervensi non-bedah yang lebih tidak menakutkan dan tidak meninggalkan luka pada anak," ujarnya.